Jumat, 12 Desember 2025, seluruh murid duduk bersama di bawah naungan pohon rindang yang tumbuh subur di halaman SD Negeri Gambiranom. Mereka akan mendengarkan sosialisasi dari Tim Penanggulangan Risiko Bencana (PRB) Kelurahan Condongcatur di bawah binaan Dinas Sosial Kabupaten Sleman. Tak hanya memberikan sosialisasi dan simulasi, tim tersebut juga memberikan bantuan berupa peralatan pengurangan risiko bencana yang bisa dipasang di beberapa titik di SD Negeri Gambiranom, seperti papan titik kumpul, jalur evakuasi, dll.
Sosialisasi dan simulasi diawali dengan tanya jawab tentang pengertian bencana, jenis, dan bentuk bencana. Bencana yang menjadi fokus pembahasan dalam sosialisasi ini adalah gempa bumi. Murid diminta memeragakan seandainya terjadi gempa bumi saat di sekolah, apa yang harus dilakukan? Beberapa murid mendemokan berlindung di bawah meja dan melindungi kepala dengan tas.
Usai sosialisasi, dilakukan simulasi mitigasi bencana gempa bumi. Seluruh murid diminta ke kelas. Saat bunyi sirene pertama berbunyi, tanda terjadinya gempa. Murid-murid diminta berlindung di bawah meja. Setelah keadaan aman, dibunyikan sirene kedua agar seluruh murid keluar kelas dengan melindungi kepala menggunakan tas masing-masing dan berkumpul di halaman sekolah. Masing-masing kelas melaporkan jumlah murid yang hadir di halaman, sudah lengkap atau belum. Simulasi berjalan dengan lancar dan baik.
Usai simulasi, seluruh murid mendapatkan susu kotak dan makanan ringan. Simulasi ini untuk menambah pengetahuan dan pemahaman murid dalam menghadapi bencana agar tidak panik dan demi menjaga keselamatan bersama. Semoga tidak terjadi bencana di wilayah kita dan Negara Indonesia pada umumnya. Mari senantiasa kita memanjatkan doa agar negeri ini aman, damai, dan sejahtera!

Tinggalkan Balasan